1575
FRD
5 ton per hari
100-140m/menit
150m/menit
2600mm
kertas bekas, kayu, pulp perawan
Kertas toilet, tisu, tisu wajah, dll.
1575mm
13-45gsm
| Tersedianya: | |
|---|---|
Produk Jadi |
Kertas toilet, tisu, kertas serbet, tisu wajah, dll. |
Jatah Uji Liner |
13-45g/m2 |
Kapasitas |
5t/h |
Lebar Kertas Bersih |
1575mm |
Lebar Kertas Kotor |
1600mm |
Kecepatan Kerja |
100-140m/menit |
Kecepatan Desain |
150m / mnt |
Mengukur |
2600mm |
Gulungan Keseimbangan Dinamis |
G2.5 |
Silinder Keseimbangan Dinamis |
G4 |
Gulungan Saldo Dinamis Batch-off |
G1.6 |
Modus Berkendara |
Penggerak segmen pengaturan kecepatan frekuensi variabel motor AC |
Formulir Tata Letak Mesin Kertas |
Tata letak lapisan tunggal |
Pola |
Mesin tangan kiri |
Perbedaan Kelembapan Spanduk |
≤1% |
Perbedaan Kuantitatif Spanduk |
≤1,5% |

Bagian Kawat: Bagian ini menggunakan dua jenis kawat: kawat cetakan silinder dan kawat Fourdrinier. Fungsinya untuk mengeringkan pulp kertas basah, yang sangat penting untuk mengurangi kadar air sebelum diproses lebih lanjut. Dewatering yang efisien meningkatkan kualitas produk akhir secara keseluruhan.
Bagian Tekan: Pada tahap ini, mesin memberikan tekanan untuk mengeluarkan kelebihan air dari kertas basah. Setelah pengepresan, tingkat kekeringan berkisar antara 22% hingga 46%. Proses ini meningkatkan integritas struktural kertas, sehingga lebih mudah ditangani selama pengeringan.
Bagian Pengering: Bagian pengering sangat penting untuk menghilangkan kelembapan dari kertas sepenuhnya. Setelah melewati bagian ini, kertas mencapai tingkat kekeringan 92% hingga 95%. Tingkat kekeringan yang tinggi ini memastikan kertas siap diubah menjadi produk akhir tanpa mengurangi kualitas.
Reeling Section: Pada bagian ini, kertas yang sudah kering digulung menjadi gulungan kertas jumbo. Proses ini sangat penting untuk penyimpanan dan transportasi yang efisien. Gulungan jumbo berfungsi sebagai bentuk utama untuk diproses lebih lanjut menjadi produk siap konsumen.
Bagian Pengukur Ukuran: Mesin pengukur menerapkan pati pada kertas, sehingga meningkatkan sifat kedap airnya. Proses opsional ini bermanfaat untuk produk yang memerlukan peningkatan daya tahan dan ketahanan terhadap kelembapan, sehingga kertas cocok untuk berbagai aplikasi.
Bagian Kalender: Bagian opsional ini menghaluskan permukaan kertas melalui tekanan dan panas yang terkontrol. Kalender meningkatkan tekstur dan hasil akhir, menghasilkan produk yang lebih halus yang menarik konsumen dan meningkatkan kegunaan.
Bagian Penggulungan Ulang: Bagian penggulungan ulang memotong dan memutar ulang gulungan jumbo menjadi gulungan yang lebih kecil dan lebih mudah diatur. Proses ini sangat penting untuk mempersiapkan produk akhir untuk pengemasan dan distribusi, memastikan bahwa tisu toilet memenuhi permintaan pasar secara efektif.
| Komponen | Spesifikasi | Nilai | Kekerasan Karet |
| Silinder Bagian | cetakan kawat silinder | Ø1000mm×1450mm | HSD 38±2 |
| roller sofa | Ø300mm×1450mm | ||
| Bagian Pengering |
kaleng pengering | Ø1500mm×1450mm | HSD 90±2 |
| sentuh rol | Ø350mm×1500mm | ||
| Terguncang Bagian | roller terguncang | Ø500mm×1450mm | / |
Bagian Kawat Silinder
Dilengkapi cetakan silinder Ø1000mm×1450mm dan roller sofa Ø300mm×1450mm. Kekerasan karet adalah Shore 380±2. Bagian ini mencakup sangkar jaring untuk dewatering pulp kertas secara efektif.
Bagian Pengering
Terdiri dari pengering Ø1500mm×1450mm dan roller sentuh Ø350mm×1500mm. Kekerasan karet di sini adalah Shore 950±2. Tekanan mekanis digunakan untuk memastikan pengeringan kertas secara menyeluruh.
Bagian Tergulung
Berisi rol penggulung kertas berukuran Ø500mm×1450mm. Bagian ini dilengkapi dengan dudukan gulungan dan dua batang gulungan, sehingga memudahkan penggulungan kertas kering menjadi gulungan jumbo secara efisien.
Ini termasuk produk kertas bekas seperti koran, majalah, dan kertas kantor. Mendaur ulang kertas bekas mengurangi limbah TPA dan melestarikan sumber daya alam. Seringkali tersedia dengan biaya lebih rendah, menjadikannya pilihan ekonomis untuk produksi.
Kertas daur ulang bersumber dari produk kertas olahan. Ini melewati proses pembersihan dan pembuatan pulp untuk menghilangkan kontaminan. Opsi ini tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan tetapi juga menjaga keseimbangan yang baik antara biaya dan kualitas dalam produksi.
Serat kayu segar bersumber dari hutan yang dikelola secara lestari. Serat ini memberikan kekuatan dan daya serap yang tinggi, yang sangat penting untuk menghasilkan tisu toilet berkualitas. Mendapatkan pulp pohon dari hutan bersertifikat membantu memastikan praktik kehutanan yang bertanggung jawab.
Bambu adalah sumber daya terbarukan yang cepat tumbuh dan membutuhkan lebih sedikit air dibandingkan pohon tradisional. Seratnya memberikan kelembutan dan kekuatan luar biasa, sehingga ideal untuk tisu toilet. Penggunaan bambu mendukung praktik berkelanjutan dan mengurangi deforestasi.
Reed merupakan serat alami yang diperoleh dari tanaman lahan basah. Ia mempunyai sifat pembuatan pulp yang baik dan berkelanjutan karena pertumbuhannya yang cepat. Penggunaan buluh berkontribusi terhadap keanekaragaman hayati dan membantu menjaga ekosistem sekaligus menyediakan sumber serat alternatif.
Jerami gandum merupakan produk sampingan dari pemanenan gandum. Limbah pertanian ini berlimpah dan dapat terurai secara hayati. Memanfaatkan jerami gandum dalam produksi kertas mengurangi limbah dan mendorong ekonomi sirkular, mengubah produk sampingan menjadi sumber daya yang berharga.
Serat kapas dikenal karena kelembutan dan daya serapnya. Penggunaan kapas pada tisu toilet meningkatkan kenyamanan, terutama bagi kulit sensitif. Kapas dapat diperoleh dari tekstil daur ulang, yang selanjutnya mendorong keberlanjutan dalam proses pembuatan kertas.
Ampas tebu merupakan sisa berserat yang tersisa setelah tebu diolah. Ini adalah bahan mentah berkelanjutan yang membantu mengurangi limbah di industri gula. Serat ampas tebu kuat dan cocok untuk produksi kertas, berkontribusi terhadap praktik ramah lingkungan.
T: Jenis bahan mentah apa yang dapat digunakan di lini produksi kertas toilet 1575mm?
A: Lini produksi ini dapat memanfaatkan kertas bekas, kertas daur ulang, pulp pohon, bambu, alang-alang, jerami gandum, kapas, dan ampas tebu. Setiap bahan menawarkan manfaat unik untuk kualitas dan keberlanjutan kertas.
T: Bagaimana kontribusi bagian kawat silinder terhadap proses pembuatan kertas?
A: Bagian kawat silinder mengeringkan bubur kertas basah, mempersiapkannya untuk pengepresan. Ini mencakup sangkar jaring untuk dewatering yang efisien, memastikan kualitas kertas yang lebih baik.
T: Apa tujuan bagian pengering di lini produksi?
J: Bagian pengering menghilangkan kelembapan dari kertas, sehingga mencapai tingkat kekeringan 92% hingga 95%. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kertas tersebut siap untuk diproses lebih lanjut.
Q: Apa yang terjadi pada bagian terguncang?
A: Pada bagian reeling, kertas yang sudah kering digulung menjadi gulungan jumbo. Langkah ini penting untuk penyimpanan dan transportasi sebelum kertas diubah menjadi produk konsumen.
T: Mengapa bambu dianggap sebagai bahan baku tisu toilet yang baik?
J: Bambu adalah sumber daya yang tumbuh cepat dan terbarukan, memberikan kelembutan dan kekuatan yang luar biasa. Penggunaannya mendukung keberlanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pohon tradisional.
T: Apa manfaat penggunaan kertas daur ulang terhadap lingkungan?
J: Menggunakan kertas daur ulang mengurangi limbah TPA dan melestarikan sumber daya alam. Ini mempromosikan ekonomi sirkular dengan mengubah produk kertas bekas menjadi bahan baru.
T: Apa keuntungan menggunakan jerami gandum dalam produksi kertas?
J: Jerami gandum merupakan produk sampingan pertanian melimpah yang dapat terurai secara hayati. Pemanfaatannya membantu mengurangi limbah dan mendukung praktik berkelanjutan di industri kertas.
T: Bagaimana bagian ukuran meningkatkan kualitas tisu toilet?
A: Bagian pengukuran menerapkan pati pada kertas, sehingga meningkatkan sifat kedap airnya. Proses opsional ini meningkatkan daya tahan dan membuat kertas cocok untuk berbagai aplikasi.
Q: Bagaimana kertas tisu dibuat?
J: Ini melibatkan pembuatan pulp kayu, pemutihan serat, dan pemurniannya menjadi kertas halus melalui teknik pengepresan dan pengeringan.